![]() |
| You must watch it! Trailer this movie |
Jujur, film ini diluar ekspetasi saya banget. Iya, kenapa karena saya engga menyangka akan berakhir happy ending. Iya, karena sosok Hendry di awal cerita yang begitu meragukan soalnya, ehm sosok pria playboy, suka berbohong, dan menganggap dirinya gampang banget untuk menaklukan seorang perempuan. Membuat Henry besar kepala, dan selalu memainkan perempuan yang suka, dan dekat dengannya.
Eitss, tapi beda cerita ketika dia bertemu dengan seorang perempuan di sebuah cafe yang berada di Hawai. Henry yang saat itu sedang menunggu makanan pesanannya, merasa terganggu dengan sebuah silauan pisau yang berkali-kali menuju kearah matanya. Tidak diam, sosok Henrypun segera mencari sumber silauan tersebut. Tak disangka sinar tersebut berasal dari pisau pancake yang sedang dipegang oleh seorang perempuan, berambut panjang, pirang, yang dalam hitungan detik telah berhasil membius Henry jatuh cinta kepadanya. Haha!
Insting Henry sebagai seorang laki-lakipun mengarahkan dia untuk mendekati sosok perempuan tersebut, untuk mengenalnya. Yap, Hendry terus memperhatikan gerak-gerik perempuan tersebut yang terlihat sedang asyik membuat bangunan pancakenya. Tiba-tiba saja Hendry mendapatkan ide untuk membuat obrolan dengan perempuan tersebut, dengan cara ikut membantu membuat bangunan pancakenya. Well, kali ini Henry kembali berhasil mengelabui perempuan tersebut dengan gombalan dan rayuannya. Yes, Hendry berhasil berkenalan dengan sosok perempuan tersebut yang ternyata bernama Lucy. Obrolan kali ini telah mmebuat mereka saling mengnal satu sama lain, dan berhasil membuat mereka janjian untuk bertemu di kafe lagi pada hari-hari berikutnya. Dalam pertemuan ini sosok Lucy terlihat begitu kagum dengan sosok Henry, Henry-pun merasa usahanya telah berhasil. Hingga dia begitu menantinya pertemuan selanjutnya dengan Lucy. Sekali lagi, Henry mengganggap semua perempuan bertekuk lutut padanya.
Sesuai dengan kesepakatan mereka berdua, untuk bertemu kembali di cafe yang sama tepat pukul 10.00. Namun sayangnya, pertemuan ini tidak semulus yang Hendry bayangkan. Yap, tatkala Hendry menghampiri Lucy yang sedang duduk di meja biasanya, menyapa Lucy. Lucytrkesan tidak menyukai Hendry dan menatap Hendry dengan penuh sinis. Hendry-pun menanyakan mengenai perubahan sifat Lucy tersebut, dan mengatakan kalau mereka kemarin baru saja bertemu dan menghabiskan cerita bersama. Kemudian dengan tegas Lucy menjawab, "i dont know you". Melihat kegaduhan terjadi di Cafenya "Sue" sang pemilik toko kemudian menarik Hendry dan membawanya keluar. Sue kemudia mengatakan bahwa Lucy menderita hilang ingatan pada jangka pendeknya, dan setiap malam segala aktivitas yang ada pada hari ini akan terhapus. Begitupun seterusnya.
Hal ini terjadi, paska Lucy terselamatkan dari kecelakaan yang terjadi pada hari ulang tahun ayahnya. Lucy-pun hanya mengingat moment dimana sebelum kecelakaan tersebut terjadi, yaitu moment disaat Lucy dan sang Ayah akan merayakan pinapple tradition untuk merayakan ulang tahun ayahnya. Mendengar hal ini, (masih) dengan insting kelaki-lakiannya Hendry merasa tidak terpengaruh. Heny menganggap bahwa Lucy samalah seperti perempuan lainnya, yang pada akhirnya akan bertekuk lutut padanya. Namun sayangnya usaha Henry ini harus terjegal oleh Sue yang melarang Henry untuk ke cafenya dan bertemu dengan Lucy. Sue hanya tidak ingin Lucy mengetahui kejadian ini, dan membuatnya sedih.
Akan tetapi larangnya Sue tersebut, tidak menyulutkan semangat Henry. Yap, Henry malah mengajak taruhan karyawan Sue, dan mengatakan bahwa Lucy akan mau menerimanya dan makan bersamanya. Haha, melihat hal ini sepertinya tidak akan berhasil karyawan Sue pun menyetujui rencana Henry, dan mulailah Henry kembali mengeluarkan jurus pamungkasnya untuk mendapatkan Lucy kembali. Satu, dua, tiga, empat, dan sampai kesekian kalinya usaha Henry untuk mendekatkan diri kepada Lucy selalu gagal. Dengan keras dan sinis Lucy menolak gombalan Henry. Hingga akhirnya tetiba, disaat Henry sedang mencoba mengajak ngobrol Lucy diluar terdapat seorang polisi yang menilang Mobil Lucy. Dengan penuh tergesa, Lucy keluar dan mengatakan bahwa masa izin Mobilnya telah diperpanjang sampai setahun kedepan. Tidak mungkin Mobilnya belum memperpanjang izinnya. Lewat kejadian ini, akhirnya semua hal yang dicoba untuk ditutupi oleh orang tua Lucy dan Sue akhirnya terbongkar. Lucy akhirnya menyadari bahwa dirinya pernah mengalami kecelakaan yang membuat dirinya harus kehilangan ingatan.
Dan apa yang terjadi dengan Henry? Kali ini Henry telah benar-benar jatuh kepelukan Lucy. Yap, terlihat seperti karma dahulu yang Henry kerjaannya hanya menyakiti dan mempermainkan perempuan. Kali ini Henry ternyata jatuh cinta kepada seorang perempuan memiliki short term memory loss. Pantang menyerah, Henry terus menanyakan kepada dokter apakah hal tersebut bisa disembuhkan, dengan nada sedih sang dokter mengungkapkan bahwa hal tersebut sudah tidak mungkin dapat dipulihkan. Sekali lagi, mendengar hal tersebut Henry merasa bahwa masalah tersebut bukanlah hal yang besar, dirinya masih bisa mengingatkan Lucy bahwa dia adalah pria yang dekat dengannya saat ini lewat video yang dibuatnya. Setiap paginya, Henry dengan sabar selalu berusaha mengingatkan Lucy bahwa dia adalah pria yang dipilihnya, suaminya, dan ayah dari anaknya kini. Ehm, *masih berharap* semoga masih banyak populasi pria yang mencitai seorang perempuan seperti Henry ini! hahahaha


Tidak ada komentar:
Posting Komentar